KESELAMATAN KERJA PARA PEKERJA TAMBANG

Gambar terkait

Para pekerja tambang sangat beresiko tinggi. Karenanya, pekerja tambang harus memakai alat keselamatan sesuai prosedur perusahaan. Hal semacam ini ditujukan agar dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja. Mengenai beberapa alat keselamatan untuk pekerja tambang yaitu : 

  • Helm, berperan membuat perlindungan kepala dari jatuhan batu atau benda yang lain. Helm yang dipakai di terowongan agak tidak sama dengan yang dipermukaan. Helm pekerja tambang bawah tanah memiliki pinggir yang lebih melebar dengan cantelan dibagian depan untuk mengaitkan lampu kepala.
  • Lampu kepala (Headlamp), malam dan siang hari di terowongan tidak ada bedanya : keduanya sama gelap. Itu sebab, lampu kepala jadi harus dipakai. Lampu ini dapat bertenaga aki (elemen basah) atau batere (elemen kering) yang digantung di pinggang. Di banding batere, aki memiliki beberapa kekurangan. Selain ukuran dan bobot aki yang lebih berat, cairan asam sulfat yang bocor dapat mengakibatkan kerusakan baju.
  • Kacamata keselamatan, bukan sekedar pekerja tambang bawah tanah, yang bekerja di permukaan pun sesungguhnya harus kenakan alat pelindung ini. Untuk orang berkacamata minus atau plus, disiapkan lensa khusus sesuai sama keperluan yang berkaitan. Yang tentu, lensa ini tidak bisa terbuat dari kaca, karena bila terjadi bentrokan dan lensa pecah, serpihan kaca jadi akan membahayakan pemakainya.
  • Respirator, respirator atau masker bermanfaat membuat perlindungan jalur pernafasan beberapa pekerja. Respirator yang dipakai yaitu respirator khusus, jadi bukan hanya kain kasa putih yang umum dipakai untuk mencegah influenza. Respirator ini harus memiliki filter yang bisa diganti-ganti. Pemakaian filter harus sesuai dengan keadaaan, apakah untuk mencegah debu atau gas beresiko.
  • Sabuk, sabuk ini terlebih dipakai sebagai cantelan beragam alat keselamatan lain. Sekurang-kurangnya ada dua alat yang menempel setia pada sabuk, aki/batere untuk lampu kepala dan self resquer. Sabuk juga diperlengkapi kait dibagian belakang yang bisa dipakai untuk cantelan alat-alat tangan (kunci inggris, palu) atau senter.
  • Self resquer, dalam keadaan darurat akibat kebakaran atau diketemukannya gas beracun, alat berikut yang bisa jadi penyelamat beberapa pekerja. Alat ini didesain dapat memasok oksigen dengan cara mandiri pada pekerja. Tidak lama memang, namun ini diinginkan memberi cukup waktu untuk pekerja untuk mencari jalan keluar atau meraih tempat pengungsian yang lebih permanen.
  • Safety vest, safety vest yaitu nama lain untuk rompi keselamatan. Rompi ini diengkapi dengan iluminator, bahan yang bisa berpendar bila terserang cahaya. Bahan berpendar ini akan mempermudah dalam mengetahui posisi pekerja ketika berada di kegelapan terowongan. Ini jadi penting untuk hindari tertabrak ketika mereka harus bekerja dengan alat-alat berat.
  • Sepatu safety boot, dengan keadaan terowongan yang biasanya berlumpur, sepatu boot jadi keperluan pokok. Sepatu pendek hanya akan mengakibatkan kaki tenggelam dalam lumpur. Sepatu boot ini dapat harus diperlengkapi dengan sol berlapis logam dan susunan logam membuat perlindungan jari kaki.
  • Alat penambahan, berbentuk Safety Harness. Untuk pekerja yang melakukan pekerjaan khusus, alat pelindung ini dapat sebagai alat penambahan. Untuk bekerja di ketinggian, pekerja memerlukan safety harness. Alat ini dipakai sebagai pelindung jatuh, agar ketika terpeleset, pekerja tetaplah tertahan. Pekerja yang melakukan pengelasan, juga memerlukan alat penambahan untuk pelindung mata atau muka khusus. 

Itu yaitu beberapa alat untuk keselamatan beberapa pekerja tambang. Diluar itu, dari perusahaan sendiri juga memberi fasilitas dan sarana berbentuk Safety Talk untuk mengingatkan pekerja agar selalu memerhatikan keselamatannya. Naaah, dari penjelasan alat keselamatan kerja pada pekerja tambang itu dapat tergambar tantangan yang dihadapinya di terowongan atau tambang bawah tanah.

Write a comment

Comments: 0